Posyandu di Polindes Desa Selojari

Konsultasi Ibu dan Balita bersama Bidan Desa dan Petugas kesehatan dari Puskesmas Klambu
Timbang Badan di Posyandu Melati 1 Selojari Bawah

Selojari. Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk ibu hamil dan Balita Dusun Selojari Bawah Sabtu (13/10/2018) dilaksanakan, dan bertempat di gedung Polindes (Poliklinik Desa).

Terlihat banyak sekali anak dan ibu hamil yang berbondong-bondong mengikuti Posyandu yang dilaksanakan secara rutin tanggal 13 tiap bulan. Posyandu di Desa Selojari sendiri terdiri dari Posyandu anak berjumlah dua yaitu Melati 1 (Dusun Selojari Bawah) dan Melati 2 (Dusun Selojari Atas) serta posyandu Lansia. Melati 1 dilaksanakan setiap tanggal 13 bertempat di Polindes, Melati 2 dilaksanakan setiap tanggal 15 bertempat di rumah Kadus Kasmir Dusun Selojari Atas , sedangkan Posyandu Lansia tanggal 20 bertempat di Polindes.

“Setiap balita dan ibu hamil wajib datang ke Posyandu untuk memantau kesehatannya serta akan diberikan imunisasi sesuai dengan jenjang perkembangannya, agar kesehatan masyarakat dapat terjaga dan mendapatkan kehidupan yang berkualitas dalam hal kesehatan jasmaninya” tutur Munawati selaku Bidan Desa Selojari.

Kegiatan yang ada di dalam Posyandu sangat positif, balita akan mendapatkan kontrol berat badan dengan penimbangan setiap bulan, akan diberikan imunisasi sesuai dengan jenjang perkembangan, bagi ibu hamil juga akan terpantau perkembangnnya. Dengan mendatangkan kader kesehatan dari UPTD Puskesmas Klambu, bidan desa juga dibantu oleh kader desa untuk memperlancar kegiatan ini, pencatatan tabel perkembangan menjadi tolok ukur utama pertumbuhan balita.

Pemerintah Desa Selojari sangat memperhatikan bidang kesehatan masyarakat khususnya kesehatan anak-anak, buktinya Pemerintah Desa membuatkan Gedung Polindes dengan Dana Desa, serta setiap tahun menganggarkan insentif dan PMT (Pemberikan Makanan Tambahan) untuk balita yang datang dan mengikuti kegiatan Posyandu sebesar Rp. 2.000.000,-.

“Pembangunan SDM Desa Selojari juga kita perhatikan khususnya anak-anak, meskipun belum banyak anggarannya, tapi kami sudah menganggarkan setiap tahunnya dan akan kami tingkatkan lagi” imbuh Ummu Wastiyah Kepala Desa Selojari.

Tidak dapat dipungkiri bahwa Posyandu memegang peranan yang sangat fital dalam rangka pelayanan kesehatan masyarakat, karena ini merupakan pintu pertama masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dari pemerintah, tidak hanya untuk Balita, Lansia pun mendapatkan pelayanan secara gratis dari pemerintah melalui Posyandu Lansia, dan pada akhirnya kesehatan masyarakat akan lebih meningkat dan berkualitas.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *