Selojari. Haul Kyai Mursid Bijantoro Minggu (14/10/2018) digelar, bertempat di seputar makam Kyai Mursid yang masih dalam wilayah RT 01 RW 03 Dusun Selojari Atas Desa Selojari Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan.

Moment haul kali ini tampak lebih semarak karena mengundang pembicara cukup terkenal yaitu Ustadz Amin Maulana Budi Harjono dari Semarang, dan grup rebana AL Hidayah dari Teguhan Purwodadi Grobogan, hal ini terbukti dari membludaknya pengunjung yang sampai ke halaman luar makam, dan tempat yang disediakan panitia terpenuhi semua.

“Haul Kyai Mursid kali ini mengundang Ustadz Amin Maulana Budi Harjono dari Semarang agar lebih semarak dan pengunjungnya lebih banyak” ujar Ali Imron selaku ketua panitia.

Kyai Mursid merupakan salah satu ulama yang dulu memperjuangkan agama Islam di wilayah Desa Selojari. Diceritakan secara turun temurun bahwa dahulu Kyai Mursid merupakan Ulama yang menetap dan mempunyai banyak murid untuk diajarkan agama Islam. Yang menjadi istimewa adalah Kyai Mursid tidak hanya mengajarkan agama Islam pada manusia saja melainkan santri nya adalah dari golongan jin dan hewan yang ada disekitar tempatnya tinggal.

“Di Desa Selojari ada 3 makam yang setiap tahun di adakan Haul, yaitu Makam Syeh Nun, Kyai Abdullah Toro, dan Kyai Mursid ini. Ketiganya merupakan para Ulama yang dulu berjuang menyebarkan agama Islam di wilayah Desa Selojari, maka jangan heran kalau Desa Selojari merupakan wilayah desa Dengan Tingkat ketaatannya kuat dalam memeluk dan menjalankan ajaran agama Islam.” Imbuh Ummu Wastiyah Kepala Desa Selojari.

Acara Haul makam Syeh Nun, Kyai Abdullah dan Kyai Mursid sudah merupakan agenda turun temurun yang setiap tahun dilaksanakan. Haul Syeh Nun di tetapkan tiap tanggal 1 Muharam dilaksanakan, Kyai Abdullah di agendakan tiap malam tanggal 1 Muharram, sedangkan Kyai Mursid dilaksanakan pada bulan Safar menurut penanggalan Hijriyah.

Dalam penyampaiannya Ustadz Amin Maulana Budi Harjono menekankan akan pentingnya kita sebagai manusia untuk meningkatkan akidah kita, karena kita nantinya akan meninggalkan dunia dan selagi kita masih hidup didunia dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk beribadah dan mencari “sangu pati” ketika kita nanti memasuki Alam Barzah.

“wes yakin wae nek njenengan manut lan taat karo perintahe gusti Allah, ora nglakoni larangane lan tansah tawadhuk, apek karo tonggo lan sekabehe makhluk, urusan donyo mengko mesti ngintili” tegas Ustadz Budi Harjono dalam penyampaiannya.

Acara Haul ini merupakan agenda tahunan yang melibatkan semua masyarakat Desa Selojari menyangkut konsumsi, pengamanan, sound system dan lain sebagainya, sedangkan Pemerintah Desa Selojari menyambutnya dengan memberikan Stimulan sebesari Rp.2.000.000,- untuk setiap kegiatan. Meskipun digelar di tengah suasana musim kemarau yang panas, en-toh tidak menyurutkan niat pengunjung mendatangi dan mengikuti acara sampai akhir.

HAUL KYAI MURSID BIJANTORO MENGHADIRKAN USTADZ BUDI HARJONO

Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *